<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0">
  <channel>
    <title>POUI.org</title>
    <link>http://www.poui.org/po/nucleus/</link>
    <description></description>
    <language>en-us</language>           
    <generator>Nucleus CMS v3.31</generator>
    <copyright>©</copyright>             
    <category>Weblog</category>
    <docs>http://backend.userland.com/rss</docs>
    <image>
      <url>http://www.poui.org/po/nucleus//nucleus/nucleus2.gif</url>
      <title>POUI.org</title>
      <link>http://www.poui.org/po/nucleus/</link>
    </image>
    <item>
 <title>Pemberitahuan PH PO UI tentang Bantuan Korban Gempa Sumatera Barat</title>
 <link>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=37</link>
<description><![CDATA[Pax Christi.<br />Terpujilah Kristus.<br /><br />Lukas 10:29  &quot;Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: &quot;Dan siapakah sesamaku manusia?&quot;  <br /><br />Lukas 10:37 Jawab orang itu: &quot;Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.&quot; Kata Yesus kepadanya: &quot;Pergilah, dan perbuatlah demikian!&quot; <br /><br />Dua hari ini kita mendengar kabar mengenai gempa bumi di Sumatera Barat yang menewaskan ratusan orang, mencederai ratusan orang,dan membuat banyak orang kehilangan korban jiwa. PO UI sebagai suatu persekutuan mahasiswa Kristen UI haruslah memberikan bantuan dalam doa, dana, dan daya untuk mereja, orang-orang yang putus harapan di tengah minimnya obat-obatan dan pengharapan mereka akan hari esok. Di situlah seharusnya kita semua hadir dalam bentuk doa, dana, dan daya, di situlah seharusnya kasih dinyatakan melalui doa yang tak pernah putus agar kasih Kristus dapat mereka rasakan.<br /><br />Pengurus Harian PO UI menghimbau kepada kita semua (mahasiswa ataupun alumni) dan terkhususnya PO Fakultas untuk menggalang dana yang kemudian disumbangkan kepada lembaga di luar UI yang menerima bantuan untuk korban gempa, BEM UI atau BEM Fakultas. Penggalangan dana dapat berupa apa saja baik kantong persembahan di PJ atau sumbangan pakaian/baju/barang kepada mereka.<br /><br />Kita harus menunjukkan aksi dan tidak hanya berpusat pada kesalehan-kesalehan pribadi yang justru membuat kita buta terhadap dunia luar sana yang membutuhkan kasih Kristus.<br /><br />Semoga Tuhan menyertai mereka.<br /><br /><br />Soli Deo Gloria<br />Atas Nama<br />Pengurus Harian PO UI Generasi XXI<br />Lewi Aga Basoeki       ]]></description>
 <category>Info Umum</category>
<comments>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=37</comments>
 <pubDate>Fri, 2 Oct 2009 01:13:40 +0700</pubDate>
</item><item>
 <title>Pertemuan Tim Inti PO UI 2</title>
 <link>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=33</link>
<description><![CDATA[<p>Pada hari Selasa, 29 September 2009 bertempat di Selasar Fakultas Hukum diadakan Pertemuan Tim Inti PO UI yang dihadiri oleh para Tim Inti dari POFIB, Pertiwat FIK, POFISIP, POFE, POFH, POFKG, POSAFKM, POFT, POPSI, Wadah Misi, PSPO, dan Pengurus Harian. Pertemuan Tim Inti pada hari ini adalah untuk kembali mengingat lagi tentang Konvensi PO UI tentang Interaksi dengan Lembaga Kristen yang ada di sekeliling UI dan bagaimana peran PO UI untuk tetap bersikap netral. </p><p>Pertemuan selama dua jam ini diakhiri dengan perayaan ulang tahun PO UI secara sederhana dan doa syukur karena usia 43 tahun PO UI.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><div style="text-align: center"><div style="text-align: center"><img src="http://www.poui.org/po/nucleus/media/gallery/20090929-DSCI6343.JPG" border="0" width="363" height="271" /><img src="http://www.poui.org/po/nucleus/media/gallery/20090929-DSCI6346.JPG" border="0" width="363" height="271" /></div><br /></div><p>&nbsp;</p><p>Sampai bertemu di PTI berikutnya yang merupakan <strong>OUTING TIM INTI PO UI 2009. </strong>Tuhan menjaga PO UI. </p><p>&nbsp;</p>]]></description>
 <category>Berita</category>
<comments>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=33</comments>
 <pubDate>Tue, 29 Sep 2009 22:22:10 +0700</pubDate>
</item><item>
 <title>Sejarah PO UI</title>
 <link>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=20</link>
<description><![CDATA[<p align="justify">Mengapa PO UI dapat ada di UI? Bagaimana POSA UI bisa tiba-tiba berubah nama menjadi PO UI? Bagaimana bentuk PO UI sekarang ini? </p><p align="justify">Silahkan membacanya di artikel di bawah ini yang merupakan bagian dari Surat Penjelasan Pengurus Harian PO UI mengenai UKM PO UI. </p><p align="center"><strong><font size="4">&nbsp;Providensia Allah Atas PO UI</font></strong></p><p align="justify"><em>&quot;Jika kita semua bersatu, sehati di dalam tujuan, <br />menjalankan perintah agung-Nya beritakan Injil Keselamatan <br />Tuhan pasti beserta kita, malaikat-Nya selalu menjaga <br />hingga persekutuan kita, jadi kuat tak tergoyahkan.&quot; </em>- mars PO UI</p>  <strong>PENDAHULUAN</strong> <br /><p align="justify">Banyak dari kita yang tidak mengetahui sebenarnya kapan tepatnya PO UI berdiri atau kita tidak mengetahui sejarah dari PO UI sendiri. Lalu pertanyaannya, apakah ini penting? Jawabannya adalah PENTING. Kenapa? Karena kita yang adalah orang-orang yang terlibat di PO UI baik sebagai pengurus, PKK, aktivis, atau jemaat pun akan melihat bagaimana Allah turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk kemuliaan-Nya bagi bangsa melalui anak-anakNya di universitas ini. Kita akan melihat bagaimana militannya para founding fathers yang berjuang lintas fakultas bahkan lintas universitas untuk menyebarkan Injil tidak hanya kepada mahasiswa Kristen tetapi juga kepada mahasiswa non-Kristen. Kita akan melihat inisiatif-inisiatif mereka di dalam membangun suatu persekutuan di fakultas masing-masing. Kita akan melihat betapa visi kesatuan dan kedewasaan yang selama ini seolah-olah hanya milik Pengurus Harian ternyata telah ada sejak PO UI berdiri karena perjuangan para founding fathers untuk merintis kelompok-kelompok pendalaman Alkitab di masing-masing fakultas. </p><p align="justify">Kita juga akan melihat bahwa banyak mahasiswa yang bertumbuh dan mengalami perjumpaan dengan Kristus tanpa mempermasalahkan aliran gereja tertentu. Penjelasan tentang PO UI ini pun diharapkan membuat kita mengerti keunikan masing-masing PO Fakultas, Wadah Misi, Pengurus Harian ataupun Paduan Suara PO UI berdasarkan sejarah pembentukannya sekaligus membuat kita memahami bahwa kita adalah titik kecil diantara garis rencana Allah atas PO UI. </p><p align="center">&nbsp;</p><p align="center">VISI PO UI </p><p align="center"><em>&quot;Menghasilkan alumni yang takut akan Tuhan dan menjalankan perannya sebagai garam dan terang serta profesional di bidangnya.&quot; </em></p><p align="center"><em>(Matius 5: 13 - 16) <br /></em></p><p align="justify">&nbsp;</p><p align="justify">PO UI Persekutuan mahasiswa Kristen pertama di Universitas Indonesia (UI) dimulai pertama kali pada tahun 1966 dengan nama Persekutuan Oikumene Sivitas Akademika Universitas Indonesia (POSA UI). POSA UI pada awalnya adalah kegiatan kerohanian yang mewadahi mahasiswa, dosen, dan karyawan UI yang beragama Kristen ataupun Katolik. Kegiatan POSA UI pada saat itu hanya sebatas kegiatan tingkat universitas seperti Natal dan Paska. Pada tahun 1970, POSA UI mulai mengadakan kegiatan-kegiatan lain seperti diskusi sosial dan politik. Selain itu POSA UI mulai mengadakan pelatihan kepemimpinan mahasiswa Kristen. Di sisi lain, dosen-dosen Fakultas Teknik pun mulai merintis Kelompok Pendalaman Alkitab (KPA) yang merupakan kelompok perintis dari Kelompok Kecil yang kita kenal sekarang. Dari Fakultas Teknik (FT) itulah kemudian diadakan misi pembentukan KPA di fakultas-fakultas lainnya yang berada di Salemba ataupun Rawamangun.</p><p align="justify">Secara historis, persekutuan fakultas pertama yang berdiri adalah PA FT UI (sekarang dikenal dengan PO FT UI) pada tahun 1976 yang diketuai oleh Andi G. Mulia. PO Fakultas yang berdiri kemudian adalah PO FK yang dirintis oleh mahasiswa Kristen FK pada tahun 1976. Kemudian berturut-turut pada sekitar tahun 1978-1979, PO FE dan PO FMIPA. Persekutuan di Fakultas Kedokteran Gigi pun dibentuk antara 1979 - 1980-an Pada tahun 1981, POSA UI mengadakan retreat pertama yang berbentuk retreat penginjilan dan dinamakan Retreat Kepemimpinan UI 1. Di tahun 1982, mahasiswa-mahasiswa Kristen yang berada di UI Rawamangun (Fakultas Hukum, Fakultas Sastra, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) setelah mengikuti retreat Alkitab yang diadakan oleh persekutuan di FT kemudian membentuk Persekutuan Oikumene Rawamangun (POUR). Di POUR sendiri juga dibentuk kelompok-kelompok kecil dengan tujuan untuk meregenerasikan pelayanan kepada generasi berikutnya di POUR. Di POUR sendiri, fakultas pertama yang membentuk persekutuan sendiri adalah Fakultas Sastra (sekarang dikenal dengan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya) pada tahun 1982 kemudian di tahun 1986 terbentuklah persekutuan di Fakultas Hukum dan pada tahun 1986 terbentuklah persekutuan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. </p><p align="justify">Seiring dengan perpindahan fakultas-fakultas (kecuali FK dan FKG) yang dimulai bertahap antara tahun 1985 - 1987, kemandirian persekutuan fakultas-fakultas sudah mulai terlihat tetapi acara-acara di tingkat UI tetap dilaksanakan seperti Natal, Paska, dan juga Kamp Kepemimpinan II yang diadakan pada tahun 1987. Pada tahun 1996. Persekutuan Tingkat Perawat di FIK pun mulai dirintis oleh Santi Clara (FISIP '94) yang pada saat itu menjabat sebagai Pengurus Harian. Meskipun telah ada persekutuan-persekutuan fakultas di UI tetapi secara sah POSA UI menjadi suatu unit kegiatan mahasiswa adalah pada tanggal 14 Januari 2004 dengan kondisi harus merubah nama menjadi PO UI karena unit kegiatan kemahasiswaan ini hanya boleh melibatkan mahasiswa dan sivitas akademika lain hanya boleh berpartisipasi secara tidak langsung dan keberadaan POSA PNJ (yang sebelumnya berada di POSA UI) harus dilepaskan. </p><p align="justify">Dengan terjaminnya keberadaan PO UI di Rektorat maka terjamin juga keberadaan PO Fakultas yang ada dan selain itu PO UI adalah satu-satunya unit kegiatan mahasiswa kerohanian Kristen yang legal di Universitas Indonesia. Keberadaan Pengurus Harian secara faktual dimulai sejak tahun 1981 dalam wujud seorang Ketua POSA UI. Pada era 1980-an, pemilihan koordinator tidak melalui proses pergumulan tetapi melalui mekanisme voting. Sebenarnya pada masa-masa ini, tidak jelas siapa yang memegang status sebagai Ketua POSA UI yang kemudian sempat memunculkan tiga Koordinator POSA UI sekaligus yang mewakiliki periode sebelumnya, pihak Katolik, dan POUR. Dan permasalahan ini kemudian diteruskan pada pemilihan Ketua POSA UI tahun 1984-1985 yang pada akhirnya membawa dampak terbentuknya KUKSA UI (Keluarga Umat Katolik Sivitas Akademika) karena tidak puasnya hasil pemilihan Ketua POSA UI. Pengurus Harian mulai secara resmi ada pada tahun 1988 dengan ketua Arwin Soelaksono dari FT dengan visi kesatuan dan kedewasaan yang sebelumnya merupakan visi dari POSA UI. Secara struktural, Pengurus Harian diakui oleh universitas sebagai komando dari PO Fakultas yang ada tetapi di dalam kenyataannya, Pengurus Harian tidak melakukan tugas komando tetapi koordinasi. Pengurus Harian tidak berada di atas PO Fakultas tetapi bersifat mewadahi dan menghubungkan antara PO Fakultas dan Wadah Pelayanan yang ada di PO UI.</p><p align="justify">Paduan Suara PO UI (PS PO UI) adalah wadah yang pada awalnya dibentuk sekitar tahun 1989-1990 oleh Pengurus Harian dengan tujuan untuk melayani di acara-acara besar seperti Natal ataupun Paska. Kegiatan PS PO UI yang memang temporal tersebut kemudian mulai mengalami perubahan pada tahun 1995 dimana kegiatan ini terbuka untuk seluruh jemaat dan bukan lagi hanya terbatas pada Tim Inti PO Fakultas. Dan sekarang, Paduan Suara PO UI merupakan wadah pelayanan yang terdiri dari pengurus dan anggota (duta PS PO UI) dan merindukan agar jemaat PO UI menikmati Allah melalui puji-pujian dan penyembahan. Mahasiswa yang dapat melayani di PS PO UI adalah mahasiswa yang terlebih dahulu bertumbuh di Kelompok Kecil dan biasanya adalah mahasiswa tahun kedua. Kegiatan dari PS PO UI tidak lagi terbatas pelayanan di acara besar saja tetapi juga melayani di Persekutuan Jumat yang ada di PO Fakultas ataupun melayani di persekutuan di luar PO UI. </p><p align="justify">Wadah Misi PO UI (WM PO UI) adalah Tim Misi UI yang berubah nama pada tahun 2004. Tim Misi UI pada awalnya dibentuk oleh Pengurus Harian pada tahun 1995 dengan tujuan menciptakan &quot;Jemaat UI yang misioner&quot;. Tim Misi ini pada tahun 1995 - 2000 telah melakukan kegiatan penginjilan tidak hanya di UI ataupun RSCM tetapi juga ke Lampung. Dan sekarang, WM PO UI melanjutkan pelayanan dari Tim Misi UI sebelumnya namun kali ini lebih ke arah mendorong seluruh jemaat PO UI di dalam hal melakukan Pekabaran Injil (PI) melalui kegiatan-kegiatan seperti melakukan PI kepada anak jalanan atau ke rumah sakit selain itu ada juga kegiata doa keliling untuk kebangunan rohani di UI. Selain itu WM PO UI juga menjadi fasilitator di dalam training-training PI yang diadakan oleh PO Fakultas. WM PO U memiliki pengurus dan duta WM PO UI dimana duta WM PO UI ini bersama-sama dengan pengurus WM PO UI mendorong jemaat untuk mengerjakan Pekabaran Injil secara holistik. Dengan demikian, perlu dipahami bahwa PO UI terdiri dari 13 PO Fakultas (PO FK, PO FKD3, PO FKG, PERTIWAT FIK, POSA FKM, PO FT, PO FIB, PO FISIP, PO FH, PO FPsi, PO FASILKOM, PO FE, PO FMIPA), Pengurus Harian PO UI, Wadah Misi PO UI, dan Paduan Suara PO UI. Dan ulang tahun PO UI pun diperingati setiap tanggal 21 September. </p><p align="justify"><strong>INTERDENOMINASI PO UI<br /></strong></p><p align="justify">Oikumene pada nama PO UI berasal dari kata Yunani &omicron;&#7984;&kappa;&omicron;&upsilon;&mu;&#941;&nu;&eta;, yang berasal dari kata &#972;&iota;&kappa;&omicron;&sigmaf; yang berarti &quot;rumah&quot; dan &mu;&epsilon;&nu;&#942;&iota;&nu; yang berarti &quot;berdiam&quot; atau &quot;tinggal&quot;. Kata ini mulai digunakan pada masa Alexander Agung untuk merujuk ke seluruh bagian bumi yang dihuni oleh manusia. Apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, oikumene tersebut akan berubah menjadi ekumene (sebagaimana yang terjadi pada istilah oikos dan nomos pada kata ekonomi). Namun peristilahan ini tidak terlalu esensial untuk dibahas lebih lanjut. Gerakan oikumene terkait sekali dengan Kristen karena merujuk pada gerakan menuju persatuan atau kesatuan denominasi Kristen yang terpecah-pecah karena doktrin, sejarah, dan praktik. Yesus sendiri telah memperingatkan mengenai hal ini di dalam Yohanes 17: 20 - 21. Gerakan oikumene ini pada akhirnya diharapkan membuat seluruh umat Kristen di dunia dapat bekerja sama dan saling mendukung. Gerakan ini erat sekali berhubungan dengan keberadaan gereja secara lembaga pelayanan di dunia yang terbagi-bagi ke dalam banyak denominasi.</p><p align="justify">Di dalam hubungannya dengan PO UI, oikumene atau interdenominasi merupakan hal yang sangat penting untuk disikapi karena hal ini berkaitan dengan latar belakang mahasiswa Kristen yang masuk ke UI pun berbeda-beda baik latar belakang budaya ataupun denominasi gereja. PO UI tidak memaksanakan dan mengarahkan seorang mahasiswa untuk bergabung pada suatu aliran atau lembaga tertentu. Interdenominasi di PO UI terkait dengan tujuh kekhususan gerakan pelayanan Mahasiswa Kristen yaitu antara lain adalah:<br />1. Penggalian Alkitab dan eksposisi merupakan agenda utama.<br />2. Bukan gereja, tetapi melayani gereja-gereja.<br />3. Lahir dari kesadaran akan kebutuhan di kalangan mahasiswa.<br />4. Penginjilan merupakan misi utama.<br />5. Pemuridan dan Kelompok Kecil merupakan strategi utama.<br />6. Kepemimpinan di tangan mahasiswa.<br />7. Interdenominasi.</p><p align="justify">Interdenominasi di PO UI bermakna bahwa PO UI tidak berada di bawah denominasi gereja ataupun lembaga pelayanan tertentu. PO UI tidak menekankan pada pengajaran doktrin gereja tertentu atau mengadakan sakramen yang biasa diadakan oleh gereja. PO UI adalah parachurch yang membantu gereja-gereja untuk memperlengkapi setiap mahasiswa Kristen untuk bertumbuh dan kemudian kembali ke gereja masing-masing mahasiswa untuk membangun gereja asal mahasiswa tersebut. PO UI secara mendasar tetap menganut doktrin yang pada umumnya dianut oleh gereja-gereja yang percaya pada kebenaran Alkitab sebagaimana terwujud di dalam Pengakuan Iman Rasuli. PENUTUP Penjelasan mengenai sejarah, struktur, dan interdenominasi PO UI dibuat bukan hanya untuk pengetahuan semata tetapi bagaimana kita sebagai jemaat PO UI pun menyadari bahwa peran serta Allah dan otoritas Allah atas PO UI telah berlangsung dari generasi ke generasi dan kita adalah rekan sekerja Allah di PO UI untuk membawa PO UI tetap dan akan terus untuk kemuliaan Allah bukan kepada kemuliaan suatu gereja atau lembaga tertentu atau bahkan kemuliaan PO UI itu sendiri. <em>Soli Deo Gloria.</em></p>]]></description>
 <category>Artikel</category>
<comments>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=20</comments>
 <pubDate>Mon, 28 Sep 2009 10:45:19 +0700</pubDate>
</item><item>
 <title>PO UI Dan &quot;Eksklusivitas&quot;nya</title>
 <link>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=19</link>
<description><![CDATA[<p align="center"><em>&quot;Apakah selama ini anak-anak PO hanya dikenal memiliki aktivitas religius yang segudang?&quot;</em> </p><p align="center">Lewi Aga Basoeki / PH PO UI / FH 2006</p><p align="justify">&nbsp;</p><p align="justify">Selama ini, ada satu fenomena unik yang terjadi di kalangan teman-teman sekitar kita yaitu mengenai bagaimana cara orang lain memanggil kita, sebagai orang-orang Kristen dengan sebutan &quot;anak PO&quot; dan bukan dengan sebutan &quot;orang Kristen&quot;. Saya baru menyadari hal ini ketika saya membuat artikel ini di tahun keempat saya berada di Universitas Indonesia. Sepertinya, seolah-olah istilah &quot;PO&quot; telah menjadi suatu &quot;agama baru&quot; atau mungkin suatu denominasi baru di dalam aliran gereja atau bahkan merupakan suatu definisi yang menggambarkan betapa sibuknya kita dengan aktivitas religius dari hari pertama sampai hari ketujuh di kampus kita tercinta ini. Mulai dari kelompok kecil sampai rapat pengurus sampai pembuatan bahan PA sampai latihan untuk jumatan, dan sebagainya. Jadi, kalau teman-teman sempat, cobalah bikin kuis di facebook untuk mengetahui &quot;how PO are you?&quot; dengan pilihan jawaban &quot;SELAMAT! Anda anak PO sejati!&quot; atau &quot;Sayang, Anda adalah anak PO yang murtad&quot;. Benarkah kita lambat laun mulai membelokkan definisi kekristenan itu sendiri? </p><p align="justify">Saya mencoba merenungi bagaimana cara Yesus berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya ketika mencoba membingkai bagaimana seorang Kristen harus bergaul dengan sesamanya. Ia bergaul dengan banyak orang mulai dari Majelis Ulama Israel yang terdiri dari Ahli Taurat dan orang Farisi, sampai dengan si pengkhianat bangsa dan negara yaitu para pemungut cukai atau bahkan ia bergaul dengan para perempuan yang tidak senonoh. Dia bergaul dengan berbagai macam karakter, pekerjaan dan golongan ketika Dia berada di dunia dan kita bisa menemukan kebenarannya ketika kita membaca empat Injil yang tertulis di Perjanjian Baru. Ia memang bergaul dengan murid-muridnya juga karena mereka adalah anak kelompok kecil yang dipersiapkan untuk menjadi PKKnya, tapi waktunya juga dihabiskan dengan cara melakukan pekabaran Injil kepada orang-orang di sekitarNya. Bahkan, Kristus bisa dikatakan sebagai seseorang yang nyeleneh karena mendobrak tradisi Yahudi saat itu dengan bergaul dengan agama lain yaitu ketika dia bercakap-cakap dengan perempuan Samaria. Perbedaan agama tidak menghalanginya untuk membagikan Firman Tuhan. Apakah ia termasuk golongan pemuda gaul Yahudi pada saat itu? :) Mungkin saja. </p><p align="justify">Ketika bingkai pemahaman akan pergaulan tersebut sudah lengkap, maka ketika saya melihat diri saya sendiri, maka saya bisa menghitung dengan jari, berapa banyak mahasiswa yang bukan Kristen yang menjadi sahabat dekat saya. Saya tidak bisa mengingat berapa lama saya menghabiskan waktu untuk berkumpul bersama teman-teman Kristen yang tidak aktif di PO atau teman-teman yang berbeda agama. Tempat dimana saya seharusnya dapat membagikan apa yang saya dapatkan di kelompok kecil atau persekutuan jumat tanpa takut untuk dicap Kristenisasi karena toh sah-sah saja &lsquo;khan membagikan pengalaman pribadi sama seperti berbagi hal yang didapatkan ketika membaca satu buku yang menarik. Seharusnya, saya pun menyisihkan waktu untuk bergaul dan tidak melulu terlibat di dalam suatu sistem kerohanian yang begitu rapih sehingga menjadi sangat mekanis. Program dijalankan dengan sebegitu baik dan teraturnya. Evaluasi program dilaksanakan rutin. Tapi apakah Firman Tuhan itu menembus batas agama dan lingkungan? Ini perlu dipertanyakan. Jangan sampai kesibukan kita menggeser esensi dari Firman Tuhan itu sendiri.</p><p align="justify">Maka saya menutup artikel saya ini dengan satu bagian dari Injil Lukas, perumpamaan tentang orang Samaria yang  terluka.</p><p align="justify">Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: &quot;Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?&quot; </p><p align="justify">Jawab Yesus kepadanya: &quot;Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?&quot; </p><p align="justify">Jawab orang itu: &quot;Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.&quot; </p><p align="justify">Kata Yesus kepadanya: &quot;Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.&quot; </p><p align="justify">Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: &quot;Dan siapakah sesamaku manusia?&quot; </p>]]></description>
 <category>Artikel</category>
<comments>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=19</comments>
 <pubDate>Mon, 28 Sep 2009 01:42:12 +0700</pubDate>
</item><item>
 <title>Hari Puasa dan Doa PO UI 2009</title>
 <link>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=18</link>
<description><![CDATA[<p>Pada tanggal 28 September 2009 akan diadakan Hari Puasa dan Doa PO UI. Tujuan diadakan Hari Puasa dan Doa PO UI Ini adalah sebagai bentuk rasa syukur atas penyertaan Kristus, Sang Gembala Agung pada PO UI yang pada tanggal 21 September 2009 kemarin berusia 43 tahun.</p><p>Setiap Koordinator, Tim Inti, Pengurus, PKK, dan Jemaat dapat turut serta mengambil bagian di dalam puasa dan doa ini. Pokok doa untuk didoakan esok hari adalah:</p><ol><li>Mengucap syukur untuk karya penyertaan Allah atas PO UI yang telah berusia 43 tahun.</li><li>Mengingat kembali pelayanan yang telah kita jalani selama ini setiap harinya. Mengucap syukur untuk pelayanan yang Tuhan telah anugerahkan kepada kita. </li><li>Permohonan kepada Allah agar setiap alumni PO UI yang telah melayani di berbagai bidang. Kiranya visi PO UI tetap mengakar kuat dan dihidupi masing-masing dari mereka di tengah tantangan zaman.</li><li>Permohonan kepada Allah agar setiap jemaat, pelayan, pengurus, ataupun PKK dapat terus melayani di kampus ini. Berdoa juga agar mahasiswa yang kuliah di Universitas Indonesia bukanlah robot ilmu tetapi benar-benar menjadi mahasiswa yang berintegritas serta dapat membawa perubahan bagi bangsa ini.</li></ol>Selamat berpuasa. Selamat berdoa. Tuhan memberkati kita semua. <br /><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>]]></description>
 <category>Event</category>
<comments>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=18</comments>
 <pubDate>Mon, 28 Sep 2009 01:17:29 +0700</pubDate>
</item><item>
 <title>Paduan Suara POUI</title>
 <link>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=16</link>
<description><![CDATA[<p>Halaman ini akan berisi informasi paduan suara POUI.</p><p>Please come again soon in the future.&nbsp;</p>]]></description>
 <category>Info Umum</category>
<comments>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=16</comments>
 <pubDate>Fri, 19 Oct 2007 12:56:19 +0700</pubDate>
</item><item>
 <title>Wadah Misi POUI</title>
 <link>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=15</link>
<description><![CDATA[<p>Halaman ini akan berisi informasi wadah misi POUI.</p><p>Please come again soon in the future&nbsp;</p>]]></description>
 <category>Info Umum</category>
<comments>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=15</comments>
 <pubDate>Fri, 19 Oct 2007 12:52:59 +0700</pubDate>
</item><item>
 <title>Pengurus Harian POUI</title>
 <link>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=14</link>
<description><![CDATA[<p align="justify">Pengurus Harian PO UI atau yang biasa dikenal dengan PH PO UI pertama kali muncul secara resmi pada akhir dekade 80-an yaitu tahun 1988 saat Arwin Soelaksono (FT UI) menjadi Koordinator PO UI. Pada awalnya memang PH PO UI bertugas menyelenggarakan acara besar saja dalam bentuk suatu kepanitiaan yang sifatnya kondisional tetapi seiring dengan perubahan sistem yang ada di Universitas Indonesia dan PO UI sendiri, pada saat Arwin Soelaksono menjadi koordinator, tugas PH PO UI tidak lagi menyelenggarakan acara besar saja tetapi sudah bertugas melakukan koordinasi antarpersekutuan oikumene fakultas yang ada di Universitas Indonesia.</p><p align="justify">Tujuan dibentuknya PH PO UI pada awalnya adalah agar kegiatan pelayanan berjalan sesuai dengan dasar dan tujuan berdirinya PO UI serta bekerjasama dengan PO Fakultas&nbsp; dalam mengusahakan kesatuan kedewasaan untuk mencapai visi PO UI.</p><p align="justify">Visi Pengurus Harian adalah &quot;Mengupayakan dan memelihara kesatuan dan kedewasaan rohani di Universitas Indonesia atas dasar kasih Kristus&quot; yang berdasarkan dari Efesus 4:1-16. </p><div style="text-align: center"><img src="http://www.poui.org/po/nucleus/media/gallery/20090928-DSCI6253-1.JPG" border="0" alt="Pengurus Harian Generasi XXI" width="284" height="212" /></div><p align="justify">Sekarang ini, PH PO UI adalah PH PO UI Generasi XXI yang dimulai pada bulan Maret 2009 dan berakhir bulan Januari 2010 yang terdiri dari 12 orang dengan koordinator Lewi Aga Basoeki (FH 2006), Ruth Yohanna Lumbanraja (FISIP/HI 2007) dan Renold Partogi (FT/Elektro 2007) sebagai Sekretaris Eksekutif, Marini Idawaty Pasaribu (FKM 2006) dan Sontiar Marpaung (FISIP/Niaga 2007) sebagai Bendahara, Lena Elfrida (FKM 2007), Philianta Ginting (FE 2007), Hendry Hasudungan Siahaan (FE 2006), Pitri Hutagaol (FE 2006), Christian Girsang (FE 2007), Happy Angre (FPsi 2007), dan Novany Anastasia (FIK 2006).</p>]]></description>
 <category>Info Umum</category>
<comments>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=14</comments>
 <pubDate>Fri, 19 Oct 2007 12:43:48 +0700</pubDate>
</item><item>
 <title>Selamat Datang!</title>
 <link>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=1</link>
<description><![CDATA[<p>Selamat datang di website Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Kristen Persekutuan Oikumene Universitas Indonesia.</p><p>Website ini akan menjadi jembatan penghubung antara para pengurus PO UI, jemaat PO UI, dan juga alumni PO UI dimana di dalamnya terdapat berita, info umum, artikel yang berhubungan dengan kondisi masing-masing Persekutuan Oikumene Fakultas, Pengurus Harian, Wadah Misi, dan Paduan Suara PO UI.</p>PO UI mengucapan bela sungkawa atas meninggalnya dan terlukanya para korban gempa bumi di Sumatera Barat dan sekitarnya. PO UI menghimbau setiap jemaat PO UI untuk berpartisipasi aktif di dalam doa, dana, dan daya untuk membantu korban gempa tersebut. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat di <a href="http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=37&amp;catid=40" title="Pemberitahuan PO UI tentang Bantuan Untuk Korban Gempa">sini.</a> Biarlah Kristus memberkati para korban melalui tangan-tangan kita, anak-anakNya.]]></description>
 <category>Info Umum</category>
<comments>http://www.poui.org/po/nucleus/index.php?itemid=1</comments>
 <pubDate>Thu, 27 Sep 2007 10:26:17 +0700</pubDate>
</item>
  </channel>
</rss>